Keberhasilan Sriwijaya FC Palembang
mengalahkan tuan rumah Deltras Sidoarjo dan Persisam Putra Samarinda
pada dua laga awal kompetisi Liga Super Indonesia membuat Hilton
Moirera dkk tinggal selangkah lagi meraih bonus Rp300 juta.
Saat
ini bonus sebesar Rp200 juta sudah didapatkan oleh para pemain SFC,
total bonus Rp300 juta akan dikantongi jika berhasil juga mengalahkan
Mitra Kukar, Minggu (22/04) di Stadion Aji Imbut Tenggarong.
Direktur Keuangan Sriwijaya FC, Augie Bunyamin, Jumat (20/04) kepada GOAL.com Indonesia
mengatakan dalam setiap kemenangan di partai kandang, para pemain SFC
mendapat bonus Rp80 juta sementara jika menang di laga tandang bonus
diberikan sebesar Rp100 juta.
”Kita berikan bonus Rp 100 juta
kepada pemain jika menang pada laga tandang. Dua laga tandang sudah
berhasil dimenangkan. Kalau berhasil mengalahkan Mitra Kukar, berarti
total bonus yang diberikan sebesar Rp 300 juta,” kata Augie.
Menurut
Augie, pemberian bonus kepada para pemain, sebagai salah satu cara
untuk meningkatkan motivasi para pemain menghadapi setiap pertandingan,
baik kandang maupun tandang. Hal ini setidaknya sudah terbukti dengan
bertenggernya SFC di puncak klasemen sementara Liga Super Indonesia.
“Kami
ingin para pemain konsentrasi penuh menghadapi pertandingan. Untuk
urusan lainnya biarlah manajemen SFC yang mengurusnya termasuk pemberian
bonus,” kata Augie Bunyamin.
Sementara itu bek tangguh Sriwijaya FC
Thierry Gathussi mengutarakan kesiapan meredam pergerakan pemain asing
anyar Mitra Kukar yaitu Kevin Claten Olivieira. Meskipun belum mengenal
tipe permainan Kevin, namun latar belakang Kevinyang pernah merumput
bersama klub asal Belanda NAC Breda menjadi catatan tersendiri untuk
dijadikan referensi menghadang pergerakan Kevin.
”Saya selalu
siap menjaga pertahanan SFC. Siapapun pemain lawan yang diinstruksikan
oleh pelatih untuk dijaga, akan saya jalankan dengan baik, termasuk jika
saya harus menjaga Kevin,” kata Thiery, Jumat (20/04).
Menurut
Thiery, Mitra Kukar memiliki pemain-pemain handal yang berbahaya jika
memasuki area penalti. Nama-nama seperti Jajang Mulyana, Arif Suyono,
Bustomi, Obric ataupun striker anyar Mitra Kukar asal Belanda Kevin
Olivieira disebut Thiery sebagai pemain berbahaya. “Sekali lagi siapapun
yang dinstruksikan oleh pelatih untuk dikawal khusus, saya siap
melakukannya,” tadasnya.
