Pelatih Barcelona Pep Guardiola mengakui
kekalahan timnya usai diimbangi Chelsea dengan skor 2-2 di leg kedua
semi-final Liga Champions, sehingga mereka tersingkir karena kalah dari
skuad asuhan Roberto Di Matteo dengan agregat 3-2.
Seperti yang
diketahui, Barcelona mendominasi pertandingan sejak peluit tanda dimulai
pertandingan dibunyikan. Banyak peluang yang mereka ciptakan termasuk
penalti Lionel Messi yang membentur tiang.
Guardiola menyatakan dia tidak dapat
menyalahkan anak asuhnya karena mereka sudah bermain tanpa cela dalam
pertandingan tersebut.
"Kami telah melakukan apapun yang kami
bisa, tetapi kami gagal. Kami tidak dapat berbuat yang terbaik dalam
momen krusial, dan hal ini membuat kami membayar dengan mahal," ujar
Guardiola.
"Sekarang kami harus bangkit dan berpikir untuk musim
depan. Hal yang dapat kami lakukan adalah memberi selamat kepada Chelsea
atas solidnya lini pertahanan mereka."
"Saya meminta kepada
pemain untuk menyerang dan tidak berhenti, karena itulah yang harus kami
lakukan. Dan kemudian gol pertama Chelsea terjadi."
"Tetapi kami jujur terhadap diri kami sendiri, kami selalu bermain seperti ini. Saya akan belajar dari hal ini."
"Saya
tidak tahu apa yang saya rasakan. Saya melihat pemain-pemain saya dan
saya tidak tahu apa yang harus saya katakan tentang apa yang salah dari
permainan mereka, karena saya tidak dapat menemukan kesalahan atas apa yang kami lakukan."
