Manchester United Tegaskan Kualitas Kandidat Kuat Juara Musim Ini

EPL, Wayne Rooney; Michael 
Carrick; Ashley, Manchester United v Aston Villa

Pekan lalu, semua orang mungkin berpikir perburuan gelar Liga Primer telah usai, menyusul kekalahan Manchester City atas Arsenal.

Namun Wigan mengalahkan Manchester United di tengah pekan, dan dua kemenangan beruntun Manchester City membuat gap dua rival sekota menjadi hanya dua poin. Namun Manchester United masih punya laga melawan Aston Villa.

Roberto Mancini mengklaim perburuan gelar telah berakhir, kendati mereka mengalahkan Norwich 6-1, tapi siapapun tahu segalanya belum berakhir. Bahkan Alex Ferguson menginginkan timnya menunjukkan kemampuan mengatasi tekanan agar bisa dianggap layak difavoritkan menjadi juara.

KEMBALI KE PERFORMA
RAPOR PEMAIN | ROONEY

7.5
Mencetak gol pembuka, sekaligus mengeksekusi penalti ke-15 untuk Man United, tapi sosok paling frustrasi sebelum mencetak gol ketiga jelang akhir laga.
RAPOR PEMAIN | WELBECK

7.0
Menjalin kemitraan yang sangat baik dengan Rooney, yang membuatnya lebih disukai dibanding Chicarito. Tiga gol yang dihasilkan pasangan ini membuktikan hubungan yang mesra.
 RAPOR PEMAIN | SCHOLES

7.0
Inilah detak jantung Man United, karena dia tampil begitu sering sejak kembali ke tim, Januari 2012. Sebuah pilihan pemain berkelas.
Manchester United memperlihatkannya dengan mengalahkan Aston Villa secara meyakinkan. Villa kini sedang bertarung habis-habisan bertahan di Liga Primer, dan tidak terjerumus ke zona degradasi.

Mungkin hasil laga akan berbeda bagi Alex McLeish, jika wasit Mark Halsey tidak memberi penalti kontroversi di menit awal. Wasit memvonis Ciaran Clark menjatuhkan Ashley Young. Pada tayang ulang terlihat hanya terjadi kontak minimal antara Young dan Clark. Sebelumnya, wasit juga melakukan kesalahan serupa yang membuat Shaun Derry diusir keluar.


Beberapa saat sebelum laga, McLeish tampaknya memperingatkan defendernya mengenai kemungkinan Young akan mencari penalti. Penalti babak pertama yang diperoleh Young saat melawan Villa adalah yang kedelapan sejak awal musim 2009/2010, dua kali lebih banyak dari siapa pun.


Insiden itu boleh saja menjadi berita utama, dan ini kali kedua laga kandang Manchester United diwarnai insiden yang melibatkan Young. Namun seharusnya insiden itu tidak mengurangi apresiasi
  kita terhadap kinerja efisien yang menempatkan Manchester United kokoh di puncak klasemen liga Primer.
Sir Alex Ferguson menghadapi tahap musim seperti ini di banyak kesempatan, dan sang pelatih sangat berharap pada gelandangnya. Namun kita tidak pernah tahu bagimana kinerja Setan Merah, akhir pekan ini.

Manchester United cemas saat menghadapi Aston villa, karena City memberi tekanan dengan memperpendek selisih angka menjadi dua poin. Namun Manchester United dipimpin oleh pemain yang sejak awal tahun ini memprovokasi kebangkitan mereka.

Setan Merah mengemas 12 kemenangan dari 14 laga. Semua itu terjadi sejak Paul Scholes kembali ke tim.

Scholes tampil mengesankan sejak kembali ke tim. Ia memberi dorongan, sesuatu yang hilang pada beberapa bulan sebelumnya akibat cedera yang dialami Anderson, Darren Fletcher, dan Tom Cleverley.

KLSEMEN LIGA PRIMER DENGAN EMPAT SISA LAGA

P W D L F A GD Pts
Manchester Utd 34 26 4 4 82 28 +54 82
Manchester City 34 24 5 5 85 27 +58 77

Maestro lapangan tengah ini menjalin kemitraan luar biasa dengan Michael Carrick, untuk memberikan soliditas melalui penguatan tulang punggung tim.

Kemitraan ini, yang dibarengi dengan kerjasama padu pemain lain di seluruh tim, membuat mereka menjadi kekuatan tak tertahankan di sebagian besar paruh kedua musim ini.

Jonny Evans dan Rio Ferdinand mengubah diri menjadi pasangan paling mengesankan di jantung pertahanan Manchester United. Kemajuan yang diperlihatkan Evans sempat membuat Alex Ferguson menyebutnya salah satu defender terbaik di Inggris.

Musim lalu, Evans kerap diejek fans dan performanya selalu dipertanyakan. Ia nyaris frustrasi.

Performa Manchester United pekan lalu membuat tim asuhan Alex Ferguson memegang kendali persaingan perebutan gelar Liga Primer. Meski demikian, Sir Alex tidak menginginkan pemainnya berpikir mereka akan menjadi juara.

"Jalan masih panjang dan berliku. Kami harus terus bermain sebaik mungkin dan meraih poin," kata Sir Alex kepada Sky Sports.

"Kami tidak boleh terlalu percaya diri. Pengalaman mengajarkan akan selalu ada tim lain yang mampu bangkit dan menghantam kita," lanjutnya.

Jika Manchester United mampu tampil sebaik ketika mengalahkan Aston Villa, Sir Alex yakin akan ada banyak angka yang bisa diraih.
Share on Google Plus